Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2014

Bukan wewenang Fadli Zon panggil KPK soal dugaan korupsi Jokowi

Bukan wewenang Fadli Zon panggil KPK soal dugaan korupsi Jokowi
MERDEKA.COM. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan akan mengundang KPK dan Jaksa Agung terkait pelaporan dugaan korupsi Joko Widodo (Jokowi). Dugaan itu merupakan pelaporan Rachmawati Soekarnoputri dan sejumlah aktivis beberapa hari lalu di DPR.

Selasa, 14 Oktober 2014

Ahok Sebut Lagi Djarot Saefullah Hidayat Cocok Jadi Wagub DKI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama mengaku dirinya mengharapkan orang jujur dan pekerja keras untuk mengisi kursi wakil gubernur yang akan segera ditinggalkannya nanti. Ahok menilai sosok tersebut yang dibutuhkan Jakarta sekarang ini.

Minggu, 12 Oktober 2014

Berjas Hitam, Bos FB Mark Zuckerberg Tiba di Kantor Jokowi

Pendiri sekaligus CEO Facebook (FB) Mark Zuckerberg menemui Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi di Balaikota DKI Jakarta. Pria berkebangsaan Amerika Serikat itu tiba di kantor Jokowi dengan mengenakan setelan jas hitam dipadu dasi abu-abu didampingi 8 orang stafnya.

Polisi tak Tolerir Kelompok Abu Minimi

Polisi tak Tolerir Kelompok Abu MinimiIDI – Munculnya kelompok bersenjata api pimpinan Nurdin bin Ismail Amat alias Abu Minimi yang mengaku sebagai mantan kombatan dan siap melawan pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir) memantik reaksi dari berbagai kalangan.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Kelompok Bersenjata Api Unjuk Gigi di Aceh

Kelompok Bersenjata Api Unjuk Gigi di AcehTRIBUNNEWS.COM, IDI - Sekelompok orang bersenjata yang mengaku sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) unjuk diri sambil mengungkap keterlibatan mereka dalam serangkaian aksi kriminal di Aceh Timur. “Kami juga siap melawan pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir),” begitu pernyataan kelompok tersebut yang disampaikan secara khusus kepada Serambi dan Metro TV, Kamis 9 Oktober 2014.

Cerita Ibas omeli Sutan gara-gara proyek Migas

Cerita Ibas omeli Sutan gara-gara proyek Migas
Sejak terbelit sejumlah kasus korupsi, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin kerap berkicau soal elite Demokrat yang terlibat korupsi. Sebut saja kicauan Nazaruddin soal Angelina Sondakh, Andi Mallarangeng dan Anas Urbaningrum.

Kamis, 09 Oktober 2014

Nasihat Ruhut Untuk Adik Prabowo: Mulutmu Harimaumu

Nasihat Ruhut Untuk Adik Prabowo: Mulutmu HarimaumuPolitisi Demokrat Ruhut Sitompul meminta Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo tidak memberikan ancaman kepada Joko Widodo.
"Jadi, pak Hashim perlu diingatkan. Saya itu pendukung pasangan Jokowi JK. Ini engak jamannya lagi ancam mengancam," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/10/2014).

Kamis, 02 Oktober 2014

Diboikot DPR, 4 Kekuatan Besar Dukung Jokowi

Diboikot DPR, 4 Kekuatan Besar Dukung Jokowi  Pengamat hukum tata negara, Refly Harun, mengatakan Jokowi tidak perlu khawatir jika DPR tidak mendukung pemerintahnya. "Banyak pihak lain yang bisa mendukung jalannya pemerintahan," kata Refly ketika dihubungi Tempo, Kamis, 2 Oktober 2014.
Menurut Refly, ada empat kekuatan besar yang mendukung Jokowi, yakni rakyat, pers, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia menjelaskan, status kepresidenan Jokowi bisa berjalan lancar dengan dukungan rakyat dan lembaga-lembaga tersebut.

Aktivitas Rafly dan Haji Uma Jalan Terus

Aktivitas Rafly dan Haji Uma Jalan TerusJAKARTA - Bagi Rafli dan Sudirman alias Haji Uma, aktivitas berkesenian tidak akan surut meski sudah dilantik sebagai anggota DPD RI. “Film jalan terus. Kalau perlu kita bikin satu episode di Senayan,” kata Sudirman mengenai kegiatan keseniannya. Sudirman berencana masuk dalam komite III DPD yang mengurusi tentang agama, pendidikan, dan seni budaya.

Ahok: "Sea World" Saya Suruh Tutup Saja

Ahok: "Sea World" Saya Suruh Tutup SajaJakarta (Antara) - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok menegaskan pihaknya sengaja menyuruh agar wahana rekreasi "Sea World" untuk ditutup, karena sudah melanggar perjanjian awal.
Pada perjanjian awal yang bersifat bangun-serah atau "Built Operational Transfer" (BOT), tercatat selama 25 tahun namun pihak Sea World akan melanjutkan tanpa mengembalikannya terlebih dahulu.

Entri Populer